“Telah diamankan sebanyak 12 orang pekerja, dua orang pemilik tambang serta tiga unit barang bukti (mesin TI user – user). Ini penertiban seperti biasanya, tapi kali ini sudah dapat 14 orang penambang sudah dibawa ke Polda. Iya ditangani Polda karena tadi sama-sama orang krimsus Polda,” ungkap Kapolres Bangka Barat, AKBP Agus Siswanto, seperti diberitakan oleh Babelpos.com.
Kapolres mengatakan, selanjutnya para pekerja dan pemilik tambang beserta barang bukti yang terjaring razia diamankan ke Mapolda Kepulauan Babel untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.
Diketahui dua pemilik tambang yang terjaring razia yakni berdomisili Desa Belo Laut, sedangkan para pekerja kebanyakan juga berdomisili Desa Belo Laut, namun ada juga yang berasal dari Kecamatan Belinyu.








