BeritaWarta HukumWarta Utama

Progres Penanganan Kasus Dugaan Mark Up Baju Linmas Dinantikan Publik

Toni pun tak menampik jika pengadaan proyek baju anggota Linmas di Kabupaten Bangka TA 2023 sempat terjadi komplain dari sejumlah anggota Linmas karena persoalan ukuran yang dipesan tak cocok. Namun hal itu menurutnya karena ukuran tubuh sejumlah anggota Linmas tersebut dinilainya terlalu besar sehingga standar ukuran XX pun tidak cocok.

“Iya betul memang ada permasalahan soal ukuran seragam Linmas yang kami bagikan itu. Namun solusinya kami menambahkan bahan saja,” kata Toni

“Perhitungannya disesuaikan dengan jumlah TPS di Kabupaten Bangka totalnya ada sekitar 900 lebih dan masing-masing TPS disiagakan 2 orang anggota Linmas jadi sekitar 1.800 lebih total anggota Linmas,” kata Toni 

Namun Toni malah tak menampik jika warna seragam baru untuk anggota Linmas di Kabupaten Bangka tak sesuai ketentuan dari Permendagri dengan alasan antara pertimbangan lain mengejar waktu karena perkiraan anggaran senilai Rp 1,5 M itu akan dicoret atau tak dapat digunakan lagi jika tidak dilaksanakan pada tahun anggaran itu (TA 2023).

“Kalau dak dikerjakan kelak anggaran itu bisa kena coret. Sementara Permendagri itu keluar bulan September 2023 jadi kondisinya waktunya cukup mepet hampir di akhir tahun,” dalih Toni.

Alasan Toni tersebut tentunya membuat geli telinga yang mendengarnya, karena pengadaan pakaian linmas tersebut untuk keperntingan pemilu secara nasional yakni pilpres 2024, tentunya sangat kecil kemungkinannya tidak terealisasi karena pemilihan penyedia ÿang dipilih Toni dimulai sejak bulan april 2023.

Mencoba melakukan pendalaman data, redaksi berupaya menghubungi nomor telepon 0813773780** yang tercantum dalam laman penyedia pakaian dinas lengkap linmas dengan pilihan kabupaten bangka, Yadi saat ditanya perihal pengadaan baju linmas tersebut dengan tegas mengatakan bahwa ia tidak mengetahui dan belum pernah melakukan pengiriman ke bangka belitung , begitupun nomor telpon representatif yang tertera di halaman penyedia, kedua nomor telpon yang dihubungi redaksipun mengaku belum pernah sama sekali mengirim pesanan dari kabupaten Bangka.

Toni Marza, Kepala satpol PP Kabupaten Bangka saat dikonfirmasi melalui aplikasi whatssapnya hingga berita ini dipublish memilih bungkam dari pada memberikan jawaban kepada tim media AWAM Babel, dengan sikap bungkamnya sebagai seorang kepala satuan polisi pamong praja kabupaten Bangka masyarakat akhirnya menjelaskan ada satu hal yang dirahasiakan oleh Toni Marza terkait menyediakan pakaian Linmas tersebut sehingga ia menutup diri saat media terjaga. ( PJl )

1 2 3 4

Sign up for a newsletter today!

Want the best of NewsyFeed Posts in your inbox?

You can unsubscribe at any time

What's your reaction?

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

No Content Available